PRINGSEWU24 - Status Devi Yana di akun facebooknya terkait dengan pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemerintah Kabupaten Pringsewu membuat heboh facebooker di lingkaran media sosial Pringsewu.

Sekilas saat kita membacanya, tentu dapat disimpulkan dengan jelas telah terjadi pungutan liar (pungli) dari dinas terkait.

Ini bunyi status dari akun Devi Yana :

DINAS CAPIL PRINGSEWU kok ada pungutan2 ya..td siang saya ngantar kan anak saya buat AKTE KELAHIRAN dan menemani saudara buat KTP juga. Pertama sampai ketemu orang di ruang tunggu langsung saya tanya klo buat KTP sama AKTA KELAHIRAN di ruang mna ya pak. Beliau langsung antar ke ruang bidang kelahiran dan kependudukan. Saudara saya langsung di FOTO dan di minta data selang berapa jam pegawai CAPIL langsung minta uang 200 ribu kata nya udah lumrah di sini klo buat KTP emang segitu . Dengar udah pasaran ya udah saudara saya langsung bayar 200 ribu. Pun anak saya juga buat AKTE KELAHIRAN di minta 700 ribu. Saya mau tanya emang BEGITU YA PASARAN buat KTP dan AKTE KELAHIRAN ANAK. ?
Hal tersebut akhirnya mendapatkan ragam reaksi dari facebooker lainnya yang berteman dengan akun Devi Yana. Seperti halnya akun dari M. Triaksono yang merupakan salah satu anggota legislatif setempat agak terheran dengan layanan yang terjadi di Dinas tersebut.
" Belum lama ini saya antar anak utk mmbuat ktp, foto tidak di ktr capil krn alasan alat rusak dan saya diarahkan utk foto di kecamatan Pringsewu dan tak ada sepeserpun biaya. Curhat ibu Devi Yana sepertinya ada yg tidak pas dg fakta yg sy alami. Tp klw mmg benar yg ibu Devi Yana katakan, silahkan temui kami di DPRD kab Pringsewu dg kesaksian yg benar dan pasti akan kami tindak lanjuti. Ibu Devi Yana tidak perlu takut jika mmg benar. Kami tunggu."

Tanggapan demi tanggapan pun sampai berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari akun Devi Yana. Sehingga semakin membuat penasaran pengguna jejaring sosial facebook lainnya.

Seperti komentar yang diberikan oleh akun Sri Kurniawati:
"Hello…bu devi yana…tujukan kebenaran ucapan dan faktanya biar mslh anda cpt tuntas,hrs ya ibu bersyukur bnyk yg mendukung dan siap membantu,klo mmg benar g usah takut bu,podo,,, umat takut itu sama allah…

Redaksi Pringsewu24.com pun akhirnya mengkonfirmasi hal tersebut kepada Bapak Hasan Basri (Disdukcapil) yang kemudian membantahnya dengan tegas.

"Tidak benar info tersebut. Bahwa pelayanan terkait yang ada di dinas ini  semuanya gratis. Jika ada staf kami yang melakukan tindakan pungli tersebut segera laporkan kepada saya," ujarnya seperti sms balasan yang diterima Pringsewu24.com. (DN)
 
Top