BANDARLAMPUNG,FS—Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandarlampung meminta Gubernur Lampung bersikap tegas atas tindakan pejabat Pemerintah Provinsi Lampung yaitu Sekertaris Daerah (Sekda) Prov Lampung Arinal Djunaidi atas tindakannya yang beberapa waktu lalu mengancam wartawan saat menjalankan tugasnya melakukan peliputan walaupun sudah ada permohonan maaf dari Sekda kepada Wartawan.

LBH menilai pelanggaran oleh pejabat tinggi Provinsi tersebut harus diberikan tindakan berupa sangsi yang tegas agar hal serupa tidak terjadi lagi dikalangan pejabat publik. “Hal ini sudah kita laporkan juga kepada Presiden, kemendagri dan Gubernur pada jumat (22/4) kemarin. Dengan adanya pelaporan ini harapannya  ada tindakan tegas, namun sampai sekarang belum leihat sikap dari Gubernur sebagai pemangku kebijakan atas tindakan pejabat yang kami laporkan tersebut,” kata Direktur LBH Bandarlampung, Alian Setiadi, Selasa (26/4).

Pihaknya ingin, lanjut Alian, dengan adanya laporan ini supaya kejadian yang hampir setiap tahun terjadi kepada wartawan ini tidak terjadi lagi. “Kami sangat prihatin atas kerja kerja kawan-kawan(wartawan) dengan adanya ancaman dan intimidasi, kan ini tidak dibenarkan baik secara hukum maupun undang-undang,  jadi harapan kita dengan adanya laporan ini ada sangsi yang tegas supaya menjadi pembelajaran bagi pejabat publik dilampung,”ujarnya.

Ketika ini ada sangsi tegas, lanjut Alian, hal ini tentu memberikan pendidikan politik juga pendidikan pers  kepada pejabat di lampung dengan harapan gubernur segera bersikap. “Jangan sampai tidak bersikap, apalagi laporan ini sudah kita tembuskan juga ke kemendagri dan presiden. Apalagi pelanggarannya ini  jelas, tindakan pidananya juga jelas, apalagi? ya kan?,”ungkapnya.

Sementara itu , Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengaku, dirinya belum menerima surat daripada laporan yang dilayangkan LBH Bandarlampung kepada dirinya terkait tindakan pejabat Pemprov Lampung Arinal Djunaidi tersebut.

“Belum sampai , kalau sudah ya nanti kita telaah dulu, kita pelajari dulu,  kita liat isinyanya apa, kita tunggu lah,”kata Gubernur singkat disela-sela saat mendampingi kunjungan Panglima TNI Gatot Nurmantyo ke Makorem 043/ Gatam Lampung kemarin.
 
Top