PRINGSEWU24 - Pemerintah Provinsi Lampung terus bergiat aktif dalam memajukan Pariwisata Sai Bumi Ruwa Jurai, Promosi dan peluang Investasi digencarkan.
Salah satu upayanya ialah belajar dan bekerjasama dengan Provinsi yang menjadi magnet sekaligus 'Raja' Pariwisata di Nusantara, Dewata Bali. 

Kerjasama tersebut tertuang dalam gelaran bertajuk 'Lampung Tourism Business Meeting & Pameran Pariwisata Lampung 2016' di Harris Hotel & Residence Bali, 28-30 April.

Gubernur Ridho memimpin langsung kerjasama ini, berisi dukungan Provinsi Bali terhadap pengembangan Kepariwisataan di Lampung. Di Pulau Dewata tersebut, Pemerintah Provinsi Bali memperkenankan digelarnya pameran Kepariwisataan Provinsi Lampung, Business Meeting yang diikuti puluhan Biro Travel, serta gala Diner Gubernur dan para Investor potensial yang dihadiri juga oleh Gubernur Bali I Gede Mangku Pastika.

"Kalo Bali kan sudah menjadi tujuan rutin wisatawan Mancanegara bila ke Indonesia. Nah, tolong bantu Lampung untuk mencapai itu." Kata Ridho Kepada Mangku Pastika disela-sela makan malam.
Usai makan malam, Gubernur Ridho mempresentasikan dan "menjual" Lampung dihadapan pengusaha/investor potensial. Gubernur paparkan keadaan potensi pariwisata dan keunggulan startegis-komparatif Lampung.

Menurut Ridho Lampung memiliki Potensi tinggi, namun potensi tersebut jangan sampai stak atau hanya menjadi sebatas potensi semata. Namun harus dimanfaatkan dan dioptimalkan. Untuk itu pemerintah Provinsi Lampung membuka pintu untuk investor yang ingin bergabung dalam pengembangan dan pengoptimalan potensi wisata di Lampung.

"Melalui Lampung Tourism Business Meeting & Pameran Pariwisata Lampung yang di selenggarakan Provinsi Bali, saya mengharapkan dapat mengembangkan jaringan kerjasama para pelaku pariwisata yang ada di Indonesia sekaligus meningkatkan awareness bahwa destinasi dan atraksi serta budaya Lampung semakin eksis dan dikenal luas di kalangan wisatawan dan pelaku usaha pariwisata nasional dan Internasional." Ujar Ridho dalam presentasinya, Kamis malam (28/4).

Gubernur Bali menyampaikan dalam sambutannya bahwa Lampung harus pandai berdagang. Menurutnya ada 3 hal yang harus diperhatikan dalam pengembangan wisata, yakni cara menjual/marketing, keamanan, kemasan yang unik. Ia yakin dengan semangat P,emerintah Lampung saat ini, Pariwisata Lampung akan maju.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan soft launching tag line Lampung yang baru, 'Lampung the Treasure of Sumatra'. Siang harinya juga dilakukan fashion show, pameran kepariwisataan Lampung, dan MOU antara ASITA Lampung dan Bali serta 1 on 1 meeting antar- travel agent Lampung-Bali di Bali. (rls)

 
Top