PRINGSEWU24 - Jelang 1 Mei yang merupakan Hari Buruh Internasional, Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL), menggelar jumpa pers di Kantor Lembaga Bantuan Hukum Bandar Lampung.

Koordinator Lapangan, Reynaldo Sitanggang memaparkan bahwa PPRL mendorong upaya konsolidasi Gerakan Sosial di Indonesia sebagai sebuah perlawanan terhadap pemberlakuan Pasar Bebas dan kapitalisasi pendidikan di kampus kampus kgususnya di Perguruan Tinggi Negeri.

"Pemberlakuan PP 78 2015 menjadi sorotan kaum buruh karena memasung hak normatif buruh dalam pemberlakuan upah di Indonesia. Persoalan outsourcing pun menjadi masalah utama buruh dikarenakan ketidakjelasan asib buruh ditingkatan statusnya" ungkap Reynaldo Korlap aksi.

"Kami pun secara bersamaan akan mengkritisi pemberlakuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang memberatkan mahasiswa dalam menjalani proses perkuliahannya. " imbuhnya. (DN)


 
Top