Kepala BPN Lampung Iing Sarkim (ist)

PRINGSEWU24 - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Wilayah Provinsi Lampung siap untuk melakukan inventarisasi Kelurahan Waydadi Kecamatan Sukarame Bandarlampung yang merupakan aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung yang akan diserahkan Hak Pengelolaan Lahan (HPL)-nya kepada Masyarakat setempat.

Namun, BPN mengakui masih menunggu kesiapan dari Pemprov Lampung untuk melakukan inventarisasi tersebut.”Rencananya kami mau kelapangan untuk pengukuran dan inventarisasi data subjek dan objek. kami juga sudah koordinasikan dengan Pemprov, tinggal nunggu kesiapan dari pemprov,”kata Kepala BPN Lampung Iing Sarkim, saat dihubungi, Minggu (15/5).

Iing juga mengatakan, data inventarisasi aset waydadi yang diminta kepada Pemkot Bandarlampung melalui Pemprov Lampung juga sampai saat ini belum ia terima, padahal ia berharap data tersebut segera diserahkan kepada pihak BPN agar pelepasan aset Waydadi bisa segera tuntas.

“Kalau data itu cepat disampaikan, kami segera akan melakukan kegiatan selanjutnya, tapi kalau nggak, ya nggak jalan, itu kan tanah mereka (Pemprov). Kalau kita siap-siap saja,”kata Iing.

Sementara, Kepala Biro Aset dan Perlengkapan Setdaprov Lampung Lukmasnyah, mengatakan, dirinya belum menerima data inventarisasi aset waydadi dari Pemkot Bandarlampung.”Sejak Rabu kemarin (11/5) saya belum terima datanya, Saya baru pulang dari jakarta, jadi belum cek apakah datanya sudah masuk ke Pemprov apa belum, nanti saya cek dulu,”kata Lukmasnyah kemarin.

Lukmansyah menjelaskan, hasil pendataan dari pemkot ini nantinya merupakan data awal guna melakukan inventarisasi/ rincian agar lebih mudah cepat dan terkoordinasi bersama BPN Lampung untuk yang nantinya akan dilakukan inventarisasi ulang baik subjek maupun objeknya.
 
Top