Ilustrasi(ist)


PRINGSEWU24 - Kabupaten Pringsewu terus mengalami perkembangan pesat diberbagai bidang. Pringsewu muncul menjadi magnet baru diantara Kabupaten yang sudah ada di Provinsi Lampung. Letak yang strategis didukung kultur sosial masyarakat yang ramah dan agamis menjadikan siapapun yang datang merasa nyaman tinggal di Bumi Jejama Secancanan Bersenyum Manis ini.
Hal ini juga yang menjadi daya tarik beberapa politisi baik lokal maupun dari luar daerah untuk meyakinkan bahwa mereka siap memimpin Pringsewu 5 tahun kedepan. Terbukti Pemilukada Pringsewu yang akan digelar pada Februari 2017 paling banyak memunculkan calon yang sudah mulai gencar melakukan sosialisasi.
Dari sekian calon yang muncul diharapkan muncul sosok pemimpin yang benar benar dapat terus membawa Pringsewu lebih Bersenyum Manis. Lalu sosok Bupati seperti apa yang dibutuhkan untuk memimpin Pringsewu 5 tahun mendatang?.
Menurut Ketua MUI Kabupaten Pringsewu KH Hambali, sosok pemimpin yang dibutuhkan untuk memimpin Pringsewu kedepan adalah sosok yang sudah tahu seluk beluk Pringsewu dari segala Aspek baik sosial, ekonomi, pendidikan, masyarakat dan yang lainnya. Hal ini ditujukan agar pembangunan tepat sasaran dan bisa berkesinambungan.
"Jangan sampai terjadi yang memimpin Pringsewu orang yang tidak memahami kondisi pringsewu dengan dilandasi syahwat politik hanya untuk mencari kekuasaan. Jika ini terjadi maka pembangunan pringsewu baik jangka pendek maupun jangka panjang tidak akan berkesinambungan," tegasnya, Rabu (27/04/16).
Selain berpengalaman menurutnya, pemimpin yang ideal adalah pemimpin yang dekat dengan rakyatnya. Hal ini ditujukan untuk menyerap langsung aspirasi dari warga sehingga sasaran pembangunan yang diinginkan masyarakat bisa tercapai.
H.Hambali menambahkan juga bahwa pemimpin yang ideal untuk memimpin Pringsewu adalah pemimpin yang tahu dan bisa mengolah sumberdaya yang ada sehingga Penghasilan Asli Daerah atau PAD terus mengalami peningkatan yang hasilnya akan dapat dirasakan oleh masyarakat dalam bentuk pembangunan.
Yang tidak kalah pentingnya kriteria calon bupati dan wakil bupati kedepan adalah yang dapat bersinergi dan bekerjasama dengan baik selama memimpin pemerintahan. "Keduanya harus dapat saling melengkapi kekurangan sehingga pemerintahan dapat berjalan dengan baik," tegas H Hambali yang juga Wakil Ketua Tanfidziyyah PCNU Pringsewu ini.
Ia juga sangat menekankan bahwa Bupati dan wakil bupati juga harus memiliki akhlaq yang baik dilandasi dengan nilai nilai agama yang kuat dalam memimpin. Hal ini dimaksudkan agar tindakan tindakan yang melanggar norma agama dapat dihindari seperti korupsi dan dan tindakan-tindakan menyimpang lainnya.
(Muhammad Faizin - Citizen Journalis)
 
Top