Ilustrasi (ist)


PRINGSEWU24 - Upacara peringati hari pendidikan Nasioanal diikuti Seluruh Sekolah SD negeri Maupun Swasta dengan pakaian Ragam Budaya Adat Tradisional Bangsa Indonesia. Senin (2/5).

Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional dipimpin langsung oleh camat Kecamatan Bandar Surabaya Edi Purwanto, S.Sos dan diikuti seluruh anggota uspika dan seluruh sekolahan yang ada di kecamatan bandar surabaya.
 

Nantinya, diatas mimbar upacara, Edi Purwanto akan menyampaikan betapa pentingnya pendidikan nasional dalam mencerdaskan anak bangsa dan ia juga menyampaikan tentang pidato mentri pendidikan dan kebudayaan.Edi Purwanto juga akan menyampaikan isi dari pidato menteri pendidikan yaitu Hari Pendidikan Nasional kita rayakan sebagai hari kesadaran tentang pentingnya kualitas manusia. Setidaknya Presiden Jokowi menggariskan bahwa Indonesia akan menjadi bangsa yang disegani dunia dan akan berhasil dalam berbagai kompetisi era global jika tinggi kualitas manusianya. 

Oleh karena itu, Manusia yang terdidik dan tercerahkan adalah kunci kemajuan bangsa. Segala capaian yang kita raih sebagai individu maupun sebagai bangsa kolektif tak lepas dari persinggungan dengan pendidikan. 

Serta Mutu dan jenjang pendidikan berdampak besar pada ruang kesempatan untuk maju dan sejahtera. Maka memastikan setiap manusia Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang bermutu sepanjang hidupnya sama dengan memastikan kejayaan dan keberlangsungan bangsa.
 

Lebih lanjut, secara detail tentang pidato mentri, sangat berguna untuk memberi contoh dan mengajak pendidik dan tenaga pendidik lebih keras lagi dalam peran aktip mencerdaskan anak bangsa.
 
Salah satu dukungan yang perlu kita berikan pada anak-anak Indonesia adalah memastikan bahwa apa yang mereka pelajari saat ini adalah apa yang memang mereka butuhkan untuk menjawab tantangan jamannya. Keterampilan utuh yang dibutuhkan oleh anak-anak Indonesia di abad 21 ini mencakup tiga komponen yaitu kualitas karakter, kemampuan literasi, dan kompetensi.
 

Menurutnya, Karakter terdiri dari dua bagian. Pertama, karakter moral, sesuatu yang sering kita bicarakan. Karaker moral itu antara lain adalah nilai Pancasila, keimanan, ketakwaan, intergitas, kejujuran, keadilan, empati, rasa welas asih, sopan santun. 

Yang kedua dan tak kalah pentingnya adalah karakter kinerja. Di antara karakter kinerja adalah kerja keras, ulet, tangguh, rasa ingin tahu, inisiatif, gigih, kemampuan beradaptasi, dan kepemimpinan. Kita ingin anak-anak Indonesia menumbuhkan kedua bagian karakter ini secara seimbang. Kita tak ingin anak-anak Indonesia menjadi anak yang jujur tapi malas, atau rajin tapi culas. Keseimbangan karakter baik ini akan menjadi pemandunya dalam menghadapi lingkungan perubahan yang begitu cepat.
 

"Hari Pendidikan Nasional ini kita rayakan karena kita termasuk di antara yang sudah merasakan dampaknya. Maka pada bulan Mei ini, di mana Hari Pendidikan Nasional terletak, ayo kita ikut bergerak, ikut terlibat dalam memperluas dampak pendidikan terhadap saudara-saudara sebangsa yang belum sepenuhnya merasakan kesempatan itu." Bebernya

Selain itu, Pada tahun ini tema yang dipilih “Nyalakan Pelita, Terangkan Cita-cita” sebagai tema keriaan Hari Pendidikan Nasional. Kita ingin pendidikan benar-benar berperan sebagai pelita bagi setiap anak Indonesia yang akan membuatnya bisa melihat peluang, mendorong kemajuan, menumbuhkan karakter, dan memberikan kejernihan dalam menata dan menyiapkan masa depannya.

"Semua kalau berperan aktif dan tanamkan rasa nasionalisme kepada anak-anak dan tanam kan semangat belajar kepada tenaga pendidik guru yang ada dibandar surabaya, setelah berahirnya upacara acara selanjutnya dilanjutkan ke pertunjukan senitari dan budaya yang ditampilkan kratipitas anak anak didik Sekolah Dasar." Tutupnya. (*)
 
Top