Jalan Tol Trans Sumatera (ist)


PRINGSEWU24 - Pemerintah Pusat melalui kementrian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PU-Pera) merespon usulan dari pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) yang ingin menggeser 3 pintu tol yang dinilai tidak tepat oleh Bupati Lamsel Zainudin Hasan.

Kepala Biro Administrasi dan Pembangunan (Adbang) Setdaprov Lampung, Zainal Abidin mengatakan, respon tersebut mencuat setelah pihak Pemprov Lampung dan Pemkab Lamsel mengadakan pertemuan dengan Kementrian Pu-Pera beberapa waktu lalu di Jakarta.
Menurut zainal, dari tiga pintu tol yang diusulkan untuk digeser kemungkinan besar hanya satu yang akan disetujui yakni pintu tol yang semulanya di kecamatan palas akan digeser ke kecamatan kalianda tepatnya desa tajimalela.

“Secara lisan mungkin disetujui satu dari tiga yang diusulkan yakni pintu tol yang minta digeser ke desa tajimalela kecamatan kalianda. Tapi, ini perlu persetujuan tertulis,dari Dirjen Kementrian PU Pera untuk kemudian dilakukan survey ulang kelapangan,”kata Zainal, saat dihubungi, Senin (23/5).

Apabila telah disetujui secara tertulis oleh kementrian, maka lanjut Zainal, pihaknya akan melakukan penyesuaian ulang dokumen perencanaan dan menginventarisasi lahan yang terkena pintu tol serta melakukan konsultasi publik yang baru untuk kemudian dikeluarkan SK baru.

“Tapi kita juga meminta Pemkab Lamsel untuk menjaga ketertiban masyakarat disana agar apabila benar disetujui, yang tadi kena jadi tidak kena atau sebaliknya tidak menjadi permasalahan baru,”ujarnya.

Menurutnya, setelah dilakukan pertemuan tersebut, saat ini pihak kementrian sedang memprosesnya lebih lanjut untuk menjawab surat usulan Bupati Lamsel secara tertulis.”Jadi sekarang kita masih tunggu konfirmasi dari pusat, mereka yang nyusun jadwal. Karena, nantikan turunnya sama-sama baik dari pusat, pemprov maupun pemkab,”jelasnya.

Sebelumnyam, Bupati Lamsel Zainudin Hasan mengatakan keberadaan pintu keluar tol haruslah tepat. Sehingga, bisa memberikan dampak positif pada daerah. Zainudin mengharapkan kehadiran jalan tol yang melintasi Lamsel bisa memberikan efek positif pada pembangunan daerah.

“Jika tidak ada pergeseran pintu tol, saya khawatir Lampung Selatan akan semakin sulit berkembang. Karena kehadiran jalan tol tidak memberikan manfaat bagi Lampung Selatan,” kata dia.
 
Top