Ilustrasi (ist)


PRINGSEWU24 - Provinsi Lampung melakukan percepatan pembangunan dan pengembangan beberapa sektor guna menggairahkan investor untuk melakukan investasi di daerah itu.
"Positifnya kondisi ekonomi juga menggairahkan investasi di Provinsi Lampung. Tahun 2015 realisasi investasi mencapai 139 persen dari target yang ditetapkan oleh BKPM RI," kata Gubernur Lampung M Ridho Ficardo.

Ia menyebutkan, percepatan pembangunan dan pengembangan beberapa pelabuhan potensial di Provinsi Lampung dilakukan untuk mendukung pengembangan kawasan diantaranya pelabuhan regional Mesuji dan pelabuhan internasional Panjang yang merupakan pelabuhan peti kemas dan menjadi akses utama di wilayah selatan Sumatera bagi perdagangan luar negeri.

Selain itu, konektivitas udara diprioritaskan melalui pengembangan Bandara Radin Inten II dan peningkatan status menjadi bandara internasional. Di wilayah Pantai Barat, Bandara Pekon Serai dikembangkan sebagai bandara komersial untuk mendukung pengembangan pariwisata serta pembangunan Trans Sumatera Railways saat ini sedang dalam tahap perencanaan untuk segera dapat direalisasikan.

"Dengan beragamnya rencana pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung, Kota Bandarlampung sebagai ibukota provinsi akan dikembangan menjadi Bandarlampung Metropolitan Area. Sehingga diharapkan banyak investor akan menanamkan modalnya di Lampung," ujarnya.

Ridho menjelaskan, terbukanya konektivitas melalui pembangunan Jalan Tol Sumatera, membuka peluang investasi di kawasan-kawasan pusat pertumbuhan ekonomi baru baik di sektor industri maupun pariwisata.
Rancang bangun kawasan-kawasan tersebut diharapkan mampu mengembangkan sektor-sektor produktif yang dapat memperkuat keberdayaan masyarakat dan memperluas kesempatan kerja tidak hanya di Provinsi Lampung namun juga diwilayah regional Sumatera.

Gubernur menambahkan pembangunan kawasan industri yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Lampung. Pertama, pembangunan kawasan industri Register I Way Pisang, kedua, pembangunan kawasan industri di bagian utara Lampung. Ketiga, pembangunan kawasan industri maritim Tanggamus, dan keempat pengembangan kawasan Technopolitan.

Lampung juga memperkenalkan logo dan taglinenya "The Treasure of Sumatera". Gambaran mengenai Lampung sebagai sebuah tempat yang menyenangkan dan terbuka bagi siapapun dan memiliki alam yang menyegarkan dan sarat dengan ragam budaya yang hidup dan kuat.

Merupakan sebuah destinasi wisata dengan kekayaan alam yang tersembunyi, Lampung "The Treasure Of Sumatera". "Dengan beragamnya prospek dan rencana pembangunan tersebut, Gubernur mengajak segenap pelaku usaha serta komponen masyarakat Lampung untuk berkontribusi dan saling bersinergitas dalam membangun Lampung ke depan. (*)
 
Top