(sit)


PRINGSEWU24 - Ahmad Mufti Salim memberikan sambutan pembukaan Forum Grup Discussion (FGD) tentang Optimalisasi Peran dan Fungsi Fraksi PKS dalam Mendorong Program Kesejahteraan Rakyat yang diselenggarakan oleh Fraksi PKS DPRD Lampung, di Aula GSG Ragom Sejahtera DPW PKS Lampung. Selasa (3/5). 

Anggota Komisi V DPRD Lampung ini menuturkan, berdasarkan data pokok pendidikan (dapodik) tahun 2015 lalu, angka putus sekolah di Provinsi Lampung mencapai 3.858 orang. "Kabupaten Lamtim berjumlah 908 siswa putus sekolah, Lamteng 744 siswa, Lamsel 492 siswa dan Metro 63 siswa putus sekolah," tutur Alumni Universitas Kebangsaan Malaysia ini.

Dengan jumlah tersebut, menurut Mufti sudah semestinya ada intervensi dari Pemerintah Daerah baik di tingkat provinsi maupun kota/kabupaten agar jumlah angka putus sekolah tak makin bertambah.

"Dengan intervensi tersebut, melalui program kegiatan di dinas terkait dan Fraksi PKS Se Provinsi Lampung ikut mendorong agar terjadi akselerasi, diharapkan terjadi penurunan angka putus sekolah," kata alumni Ponpes Krapyak Yogyakarta.

Selain itu, Mufti juga menjelaskan bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi IPM atau Indeks Pembangunan Manusia adalah tingkat pendidikan di satu daerah.

"IPM sangat ditentukan oleh tingkat pendidikan di suatu daerah sehingga jika daerah maju maka kemungkinan pendidikannya maju dan dengannya, daerah tersebut telah ikut bersama mendidik anak-anak bangsa," jelas Ketua PKS Lampung ini.

Meski demikian, menurutnya, masyarakatpun patut berpartisipasi dengan memastikan anak-anak mereka mendapatkan akses pendidikan yang baik dan menjadi peserta didik yang baik pula.

Dalam FGD yang bertajuk Ngopi Bareng Fraksi PKS DPRD Lampung tersebut hadir para Ketua Fraksi PKS Se Provinsi Lampung dan para Ketua DPD PKS Se Lampung. (*)
 
Top