Frans Agung Mula Putra - ist

PRINGSEWU24 - Meski belum dibuka tahapan oleh KPU, Konstelasi politik jelang pilkada Tulangbawang 2017 mendatang  mulai memanas. 

Pilkada Tuba yang sebelumnya diprediksi hanya akan mengerucut ke dua calon kuat yakni petahana Hanan-Heri Wardoyo (Handoyo) dan Anggota Komisi II DPR RI Frans Agung Mula Putra, kini muncul satu nama lain yakni Ketua DPC PDIP setempat Winarti.

Memang nama Winarti sendiri bukan nama baru yang muncul secara tiba-tiba jelang pilkada Tuba. Justru, Winarti telah lebih dulu menyatakan niatananya untuk maju sebagai calonkada dengan Banner-banner partai yang sudah ia pasang sebelumnya.

Namun, karena ada peraturan yang melarang Ketua DPRD di Provinsi, maupun kabupaten/kota mencalonkan diri menjadi kepala daerah, langkah Winarti sempat terhenti. Ketua DPRD Tuba ini akhirnya batal mencalonkan diri melalui pintu DPC maupun DPD.

Akan tetapi, pada 27 April lalu, secara tiba-tiba dirinya datang ke Jakarta untuk mengikuti fit and proper tes bakal calon di DPP PDIP. Saat dikonfirmasi, dirinya mengakui bahwa DPP PDIP telah mengundangnya untuk mengikuti uji kelayajan dan kepatutan balonkada.

''Ya, kita diundang langsung sama DPP melalui DPP, karena DPD yang memberitahu saya,'' ujar Winarti

Hal ini memberikan sinyal untuk calon lain, jika perahu PDIP tak serta merta diberikan begitu saja untuk calon lain. Sebab, PDIP memiliki stock kader yang dinilai mumpuni untuk menjadi pemimpin.

''Kita yakin, partai akan merekom saya maju, karena segala sesuatunya yang berkaitan dengan sosialisasi sudah kita siapkan. Mohon doanya,'' kata dia.

Keyakinan Winarti sama halnya dengan keyakinan di diri Frans Agung. Pasalnya, meski sampai saat ini belum mendapatkan perahu partai, Anggota Komisi II DPR RI ini yakin akan mendapatkan rekomendasi dari semua parpol yang ia ikuti penjaringannya. 

''Komunikasi kita masih terus berlanjut. Saya juga meyakini rekomendasi yang sudah diumumkan oleh salah satu partai politik (Nasdem, red), masih ada kemungkinan berubah. Karena itu, saya masih optimis mendapat dukungan perahu di Pilkada Tulangbawang tahun 2017 mendatang,'' yakinnya.

Frans menjelaskan, bahwa dirinya saat ini sudah melakukan komunikasi secara intens kepada beberapa pengurus partai politik, baik Hanura, PKB, Nasdem, PAN, dan PDIP.

"Sejauh ini komunikasi sudah intens, akan tetapi semua saya serahkan kembali ke DPP. Saya juga baru selesai fit and propertest," ujarnya, saat menghadiri Rakerda PDIP di Hotel Novotel Bandarlampung (30/4). 

Untuk persiapan menghadapi pilkada Tulangbawang, lanjutnya, Frans mengaku sudah membentuk tim relawan di tiap-tiap desa hingga tingkat ranting, untuk membantunya memenangkan pilkada Tulangbawang mendatang.

"Di 150 desa sudah membentuk tim relawan. Untuk banner juga sudah banyak kita pasang bahkan hingga tingkat RT," jelasnya.

Dirinya juga akan menjual program unggulan kepada masyarakat seperti bidang pendidikan, wirausaha, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDA), pembangunan infrastruktur, listrik, hingga pemberian Honor kepala RT. Tujuannya agar bisa meyakinkan masyarakat untuk memilihnya menjadi Bupati Tuba 2017 mendatang.
 
Top