PRINGSEWU24 - Partai Golkar Lampung mengeluarkan rekomendasi untuk bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) lima daerah 2017 mendatang, di bulan Juli.

Ketua Harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Lampung I Made Bagiasa mengatakan, sejak dua bulan yang lalu pihaknya sudah mengajukan rekomendasi bakal calon kepala daerah untuk 5 Kabupaten.

"Nanti rekomendasi itu sifatnya persetujuan dari Pusat atas rekomendasi dari DPD. Awal juli insyallah sudah clear dan dapat diketahui rekomendasinya," ungkapnya saat dihubungi.

Menurutnya, meskipun sudah bisa diketahui secara lisan, pihaknya masih menunggu surat rekomendasi tersebut, sebagai bahan untuk persyaratan mendaftar di KPU.

"Secara lisan sudah bisa diketahui namun secara tertulis masih kita tunggu. Karena surat rekomendasi resminya berguna untuk calon mendaftar di KPU," imbuhnya.

Ia juga mengatakan, saat ini partainya masih dalam proses penyusunan kepengurusan di struktur pusat. Setelah kepengurusan disusun kemudian dilaksanakan pelantikan maka akhir juni atau awal juli ini sudah selesai, dan selanjutnya pusat akan menginformasikan terkait rekomendasi pemilukada.

"Sebelum Munaslub Golkar kita sudah mengajukan rekomendasi calon yang mekanismenya dari DPD II mengajukan kepada DPD I dan selanjutnya diserahkan kepada DPP Golkar," katanya.

Partainya melakukan penjaringan internal bukan melalui penjaringan terbuka di setiap kabupaten. Ia mengatakan penjaringan internal tersebut berlangsung dari bulan Februari sampai Maret.

"Penjaringan internal itu menerima masukan dari pimpinan desa/pekon/kampung. Kemudia dari pimpinan kecamatan setiap kabupaten dan pimpinan sayap serta hastakarya menerima masukan dari stakholder baik tokoh masyarakat dan adat yang memberikan masukan didaerah tersebut," katanya.

Adapun calon yang digadang-gadang mendapat rekomendasi Partai NasDem sebelumnya yakni di Kabupaten Pringsewu ada Ririn Kuswantari, Tulangbawang ada Hanan A Razak, Tulangbawang Barat ada Umar Ahmad, Mesuji ada Khamamik dan Lampung Barat Edi Irawan Arief. 
 
Top