PRINGSEWU24 –  Menyusul adanya mosi tidak percaya yang diajukan sejumlah fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lampung Tengah kepada Ketua DPRD Lampung Tengah Junaidi Sunardi, DPD Golkar Lampung telah mengeluarkan surat rekomendasi  pergantian kepada DPP pusat.

Surat rekomendasi ditandatangani langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Lampung Alzier Dianis Thabrani dan Sekretaris DPD Partai Golkar Lampung, Ririn Kuswantari tertanggal 31 Mei 2016.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Daerah, Ibrahim Bastari menuturkan, pengajuan surat pengantar rekomendasi ini dikeluarkan sebagai tindak lanjut mosi tidak percaya kepada Junaidi Sunardi yang diajukan kepada DPD Golkar Lampung Tengah yang diteruskan ke tingkat provinsi.

Junaidi Sunardi  sendiri merupakan anggota fraksi Partai Golkar yang menjabat sebagai Ketua DPRD Lampung Tengah.  “Kami sepakat dengan adanya rencana pergantian tersebut. Surat sudah kami kirimkan ke DPP Pusat, nama juga sudah diajukan berdasarkan rekomendasi dari DPD Lampung Tengah,” ungkapnya.

Menurutnya pergantian jabatan di tubuh fraksi merupakan hal biasa dalam rangka penyegaran dan peningkatan kinerja anggota fraksi. “Disini setiap anggota fraksi diharapkan dapat meningkatkan perannya sebagai anggota dewan. Terlebih dengan Lampung Tengah yang luas, tentunya tidak mudah, butuh orang yang mumpuni,” ujar dia.

Dia berharap di masa transisi pergantian Ketua DPRD Lampung Tengah, masing-masing fraksi tetap bias menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagaimana mestinya. “Untuk yang di PAW jangan berkecil hati, karena ini adalah bagian dari peyegaran dengan tujuan positif,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah, Kaswan Sanusi, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima pengajuan mosi tidak percaya terhadap Junaidi Sunardi, dan ditandatangani seluruh anggota fraksi partai Golkar di DPRD Lampung Tengah yang berjumlah 12 orang.

Lebih jauh, Kaswan memaparkan, dalam isi surat mosi tersebut, para anggota fraksi menyatakan bahwa selama menjabat sebagai Ketua DPRD Lampung Tengah, yang bersangkutan (Junaidi Sunardi -red) dianggap tidak dapat mengakomodir kepentingan rakyat.

Selain itu, mereka juga menilai bahwa Junaidi dalam melaksanakan keputusan, kurang kordinasi dengan anggota fraksi lainnya, serta kurang dapat menjaga kewibaan dan martabat anggota dewan.

“Terkait hal ini, mereka minta agar DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah dapat melakukan evaluasi kepemimpinan Junaidi Sunardi dan mengambil langkah-langkah terbaik. Saat ini tinggal menunggu keputusan dari pusat, mudah-mudahan permasalahan ini cepat terselesaikan,” pungkasnya.(*)


 
Top