Hujan lebat disertai angin kencang mengguyur Kota Bandarlampung, sekitar pukul 2 siang. mengakibatkan Flyover gajah mada, tergenang banjir sebatas paha orang dewasa. terlihat mobil yang melintas terpaksa menerobos dari genangan banjir. Senin (13/6) (ist)

PRINGSEWU24 - Hujan lebat mengguyur wilayah Kota Bandarlampung pada Senin siang yang mengakibatkan banjir di sebagian daerah itu. Hujan yang mengguyur Bandarlampung hampir sejam, sehingga genangan air di banyak titik, termasuk di jalan-jalan protokol dan fly over Gajah Mada.

Kondisi cuaca itu mengakibatkan setiap kendaraan harus melaju pelan, termasuk di Jalinsum depan RS Imanuel, maupun di pusat kota seperti di Jl Antasari dan Telukbetung.

Truk-truk barang dan kendaraan lainnya di Jalinsum harus melaju perlahan dengan menyalakan lampu, begitu juga halnya di jalan protokol di pusat kota, untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Hujan lebat itu juga mengakibatkan arus listrik padam, termasuk lampu pengatur lalu lintas, yang mengakibatkan terjadinya kemacetan.

Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung selama dua jam menyebabkan pohon besar di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Jahe, Kelurahan Enggal, roboh dan menutupi sungai.

Pohon itu tumbang dari pangkal. Kondisi TPU juga tergenang air setinggi lutut orang dewasa. Warga sekitar TPU, Ahmad Basuki mengatakan hujan turun sekitar jam 2 siang, dan pada jam 3 makam mulai tergenang air. "Jam 3 sore TPU mulai banjir, terus pohon tumbang," ujarnya.

Setelah hujan reda, beberapa warga bergegas mengecek TPU untuk memastikan makam keluarga tidak rusak atau terpimpa pohon.

Derasnya hujan juga menyebabkan banjir di salah satu jalan protokol, Jalan Teuku Umar. Air menggenangi seluruh badan Jalan Teuku Umar, tepatnya di depan Ruko Plaza Kunci.

Ketinggian air mencapai mata kaki orang dewasa. Semua pengendara yang melintas genangan ini mengurangi kecepatannya.
 
Top