(Ist)

PRINGSEWU24 - Kemacetan di Bandarlampung yang kian parah, dinilai Staf Khusus Walikota Rakhmat Husein DC sebagai bentuk ketidak disiplinan Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandarlampung dalam mengaur lalu lintas.

Rakhmat mengatakan Jumlah kendaraan pribadi yang meningkat, namun luas jalan tidak ada penamnbahan yang menyebaabkan emacetan di bandarlampung semakin parah. "Transportasi umum juga tidak menjadi pilihan masyarakat, jalan yang padat tidak diimbangi dengn pilisi dan Dsihub yang disiplin mengatur lalu lintas," kata dia.

Sementara Kadishub bandarlampung I Kadek Sumarta mengatakan kemacetan di bandar lampung hanya terjadi di beberapa titik saja, sehingga dinilai bisasa saja. "Ini kan cuma di beberapa titik saja, ya itu biasa aja, kan cuma diraden intan," jelasnya. 

Selain itu, I Kadek Sumarta juga mengatakan pengujung dari luar Kota Bandarlampung juga menyebabkan kepadataan kendaraan, apalagi menjelang lebaran idul fitri. "Ini kan menjelang idul fitri orang dari lain datang ke tanjung karang, untuk belanja, lihat saja plat kendaraannya banyak banyak dari luar, karena tumpuannya di kota semua," ujarnya.

Lanjutnya, untuk hari kerja kemacetan di Bandarlampung pada jam tertentu saja.  "Kalau hari kerja, biasanya padat di jam pulang kerja, dan itu pun tidak macet tapi merayap dan tetap jalan," tutup dia.

Salah satu Warga Bandarlampung Anto mengatakan kemacetan di Bandarlampung memang semakin parah, pasalnya kendaraan juga semakin banyak. "Semakin maju perokonomian sehingga masyarakat lebih memilih memilki kendaraan sendiri, jadi kamacetan sulit untuk di hndari," kata dia.

Selain itu, Petugas juga kurang tegas terhadap para pengendara yang berhenti di badan jalan. "Banyak mobil berenti menggunakan badan jalan, jadi makin tambah macet, tidak hanya kendaraan pribadi angkutan kota juga sering menyebabkan kemacetan," jelasnya.

Dari Pantau Fajar Sumatera, Kamacetan di Bandarlampung sering terjadi di Jalan Raden Intan, Jalan Raden Ajeng Kartini dan Tengku Umar. Kemacetan ini beetambah parah disaat menjelang Lebaran Idul Fitri.
 
Top