Ilustrasi (ist)

PRINGSEWU24 - Tak hanya para pemegang saham, kini desakan untuk merombak manajemen Bank Lampung juga datang dari Komisi III DPRD Provinsi Lampung yang merupakan mitra kerja dari Bank pemerintahan tersebut.

Anggota Komisi III, Noverisman Subing mengatakan, minggatnya 5000 nasabah dari Bank Lampung sudah menjadi bukti betapa buruknya pelayanan Bank tersebut.

“Kalau sampai 5000 nasabah itu bukan lagi ditinjau ulang, jelas karena manajemennya salah artinya orang yang ada di dalamnya salah dan harus segera diganti,” ujar Nover saat ditemui di ruang kerjanya.

Dirinya pun meminta agar Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo, segera melakukan pembenahan internal dengan mencopot pejabat Bank Lampung yang tidak dapat berkontribusi.

“Gubernur selaku pemegang saham terbesar kan sudah beberapa kali evaluasi, sudah seharusnya mencopot orang yang kinerjanya buruk,” tegasnya.

Rencananya, lanjut dia, usai Lebaran, pihak Komisi III akan melayangkan panggilan resmi kepada Bank Lampung untuk melihat kinerja selama ini.

“Penyertaan modal kan terus bertambah, kalau kinerja gak sesuai tentu kita kecewa. Habis Lebaran kita panggil Bank Lampung,” tandasnya.
 
Top