Ilustrasi (ist)

PRINGSEWU24 - Salah satu oknum pegawai berinisial F di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas II B Kotabumi, ditetapkan sebagai tersangka kasus penyelundupan sabu-sabu oleh Satuan Narkoba Polres Lampung Utara (Lampura)
 
Penetapan tersebut berdasarkan hasil tes urine sementara menunjukkan positif. Namun semua masih menunggu hasil tes uji laboratorium lanjutan.
 
"Kami sudah menetapkan salah satu oknum pegawai Rutan Kelas II B Kotabumi berinisial F dan  berdasarkan hasil tes urine sementara hasilnya positif. Kita menunggu hasil uji laboratorium lagi,"kata Kasat Narkoba John Kenedy mendampingi Kapolres Lampura AKBP Dedi Supriyadi, Senin (6/6). 

Namun demikian, lanjut John Kenendy, pihaknya tidak melakukan penahanan terhadap tersangka F. Lantaran, kasus tersebut merupakan pelimpahan dari pihak Rutan. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, tumpukan roti dalam kantong plastik yang terdapat Narkoba di dalamnya itu, dibawa masuk ke rutan oleh tersangka F. Kemudian diserahkan kepada tahanan pendamping (tamping) berinisial J, sebelum kemudian  dipergoki oleh Plh Kepala Rutan Maman Firmansyah.

"Dalam kasus ini, tersangka tidak tertangkap tangan, ini pelimpahan dari Rutan dan berdasarkan keterangan saksi-saksi mengarah kepadanya. Makanya, tersangka tidak kita tangkap,"imbuh John.

Lebih lanjut, John menambahkan, selain menetapkan sebagai tersangka terhadap oknum pegawai rutan berinisial F. Polisi juga sudah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan dan setelah berkasnya dinyatakan lengkap (p21) maka kasus akan dilimpahkan.

Terkait pengakuan dari oknum Pegawai Rutan berinisial F, John menyatakan, tersangka membantah semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya."Biar saja dia(tersangka, Red) membantah. Tapi kita bekerja berdasarkan keterangan saksi-saksi dan barang bukti yang ada,"
 pungkasnya‎.
 
Top