E-KTP -  ilustrasi (ist) 

BANDARLAMPUNG - Usai menerima blanko e-KTP dari  Kantor Direktur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Jakarta. Dinas Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil (Admindukcapil) Provinsi Lampung, langsung merinci jumlah yang akan dibagikan ke seluruh kabupaten/kota di provinsi berlambang Siger ini.

Dari data yang diterima dari Admindukcapil Lampung, untuk masing-masing wilayah yang menerima blanko e-KTP yakni, Lampung Selatan 10 ribu, Lampung Timur 10 ribu, Lampung Utara 10 ribu, Lampung Tengah 10 ribu, Lampung Barat 10 ribu, Tulang Bawang 10 ribu, Tanggamus 10 ribu, Way Kanan 10 ribu, Pesawaran 10 ribu, Pringsewu 10 ribu, Mesuji 8 ribu, Tulangbawang Barat 10 ribu, Pesisir Barat 6 ribu, Bandarlampung 10 ribu, dan Metro 2 ribu.

"Seluruh blanko e-KTP yang totalnya berjumlah 136 ribu dan kondisinya dalam keadaan baik semua," kata Kepala Dinas Admindukcapil Lampung Achmad Syaifullah, via ponselnya di Bandarlampung, Senin (10/4).

Mantan Kasatpol PP Lampung ini melanjutkan, untuk pendistribusiannya sendiri, di tahun 2017 ini merupakan tahap pertama. Dan berdasarkan PRR (Print Ready Record) atau yang terekam di pusat, siap untuk dicetak di daerah.

"Ada juga yang sudah direkam tetapi datanya belum entry (masuk) di pusat. Untuk hal tersebut, kami berharap masyarakat sedikit bersabar. Karena, yang terutama adalah bagi yang sudah lama merekam," jelasnya.

Pihaknya juga mengaku, pendistribusian ke kabupaten/kota akan disalurkan pada 12 April 2017 mendatang. "Saat ini kami sedang mengecek kembali fisik dari masing-masing blanko agar ketika sampai juga dalam keadaan yang baik," ungkap Achmad.

Sebelumnya diketahui, Admindukcapil Lampung, langsung jemput bola ke Jakarta untuk mengambil blanko e-KTP. Pasalnya, Kementerian Dalam Negeri berharap di bulan April ini seluruh blanko sudah bisa di distribusikan.

Selain daripada itu diketahui, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku sudah menandatangani pengadaan blanko KTP elektronik (e-KTP) sebanyak 7 juta lembar. Pendistribusiannya dilakukan pada akhir Maret.

Tjahjo mengatakan, pendistribusian selanjutnya akan dilakukan secara bertahap ke beberapa daerah hingga selesai pada bulan April ini.

Terkait pendistribusian blanko e-KTP, Tjahjo mengatakan tidak ada prioritas ke daerah tertentu. Untuk Jakarta, terakhir pihaknya sudah mengirim sebanyak 200 ribu draf untuk yang belum memiliki e-KTP.

"Saya kira untuk Maret sudah kita kirim draf ke Jakarta, lebih kurang 200 ribu yang belum punya e-KTP, yang baru suket (surat keterangan) istilahnya. Kemudian akan bertahap sesuai daerah. Ya mudah-mudahan 4,5 juta yang tertunda, kami mohon maaf, karena permasalahan yang kompleks tidak bisa tercukupi dengan baik," tandas Tjahjo.(ZN)
 
Top