Sumarju Saeni, Kadis Sosial Provinsi Lampung (ist) 

BANDARLAMPUNG - Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) melalui e-warong di 15 kabupaten / kota segera disalurkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Sosial. 

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Sumarju Saeni, mengatakan program PKH adalah bantuan tunai bersyarat dengan sasaran keluarga miskin. Mantan Kadis Kominfo itu mengatakan tahun 2017, Dinsos melakukan uji coba penyalurannya secara non tunai dengan dengan e-warong.

"Tahun ini, penyaluran bantuan PKH dengan e-warong baru diuji coba di Bandarlampung. Ke depan, kami targetkan bantuan ini dapat disalurkan secara non tunai di 15 kabupaten/kota," kata Sumarju, via ponselnya, di Bandarlampung, Minggu (16/4).

Sumarju berharap, dengan rakor itu dapat terciptanya persepsi dalam pelaksanaan PKH pada tahun 2017. Mengingat tahun depan penyalurannya non tunai yakni melalui e-warong yang pada tahun 2017 ini baru diuji coba di Kota Bandarlampung.

Sumarju menuturkan program ini secara nasional sudah dilaksanakan sejak tahun 2007, namun di Provinsi Lampung baru berjalan pada tahun 2011 lalu.
Lanjutnya, adapun tujuan khusus PKH untuk meningkatkan konsumsi, keluarga penerima manfaat (KPM), utamanya ibu-ibu dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada anak dalam bidang kesehatan dan kesehatan.

Pada tahun 2016 PKH sudah menyentuh di 15 Kabuaten/Kota, 227 Kecamatan dan 2.923 Desa/Kelurahan. Adapun jumlah KPM sebanyak 220.561 Keluarga. Dana yang telah disalurkan dari tahun 2011 sampai dengan tahap ke 4 di tahun 2016 sebesar Rp948.250.479.650.

Sebelumnya, Kepala Seksi Pemberdayaan Keluarga Dinsos Lampung, Harbet Sirait, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah Pendamping sebanyak 898 orang, operator kabupaten/kota sebanyak 70 orang, 15 orang korkab/kota dan 4 operator provinsi.(#) 
 
Top