Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo (ist) 

BANDARLAMPUNG - Dalam membantu dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berangkat umroh ke tanah suci Mekkah, direncanakan tahun ini Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, akan memberangkatkan sebanyak 307 jamaah dari masyarakat Lampung yang telah terdaftar.

Kasubbag Urusan haji dan Umroh, Antariksa Putera Negara mengatakan, sebelum jadwal pemberangkatan ditentukan, telebih dahulu pihaknya menunggu koordinasi dari dengan Gubernur, pasalnya saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari proses lelang.

“Kita belum tahu jadwal pemberangkatannya kapan, sekarang sedang proses lelang, yang lelang bukan kita, tapi Unit Layanan Pengadaan (ULP), jadi kita cuma menerima hasil saja, kalau proses lelang sudah selesai dan kita sudah tahu pemenangnya, baru kita koordinasi dengan Gubernur,” ujarnya, Selasa (18/4).

Dirinya memaparkan, jumlah jamaah umroh yang saat ini sudah terdaftar sebanyak 307 orang, diperkirakan pendaftar akan semakin bertambah mengingat antusias warga Lampung yang ingin berangkat umrah secara gratis. Padahal pada tahun-tahun sebelumnya ribuan jamaah diberangkatkan.

Tahun 2011 sebanyak 800 jamaah, tahun 2012 sebanyak 1000 jamaah, dan tahun 2013 juga 1000 jamaah, minimal mendekati angka seribu. Namun sejak masa kepemimpinan Ridho Ficardo, yang sebelumnya hanya 250 jamaah, sekarang naik jadi 307 jamaah, kemungkinan karena faktor  anggaran yang tidak mencukupi.

“Jamaah terdaftar yang telah memenuhi persyaratan sebanyak 307 orang, namun sampai saat ini kita masih membuka kesempatan bagi warga yang masih ingin mendaftar, karena tidak menutup kemungkinan jamaah yang belakangan mendaftar dapat menggantikan slot yang kosong dari jamaah awal yang berhalangan berangkat,” paparnya.

Antariksa mengatakan, program umroh gratis ini yang telah berjalan sejak 10 tahun yang lalu, namun jumlah peserta umrohnya tidak sebanyak dari tahun-tahun sebelumnya. Adapun mekanisme pendaftaran umroh gratis tersebut bisa langsung meminta informasi dari kepala desa masing-masing yang nantinya akan diteruskan/diajukan ke panitia pemberangkatan.

”Semua elemen masyarakat bisa, syarat bagi yang ingin ikut. Prosedurnya bagi yang dari perorangan mengajukan diri ke lurah, camat boleh, dan dari pimpinan wilayah, kalau tergabung berbagai ormas, pengurus masjid/majelis, mengusulkan ke pimpinan mereka dengn melampirkan surat permohonan, KTP, KK dan pas foto, setelah itu mengusulkan ke kita, nanti ada tim yang memverifikasi, itu sudah diatur di pergubnya,” tukasnya.

Dirinya berharap, target pelaksanaan secepatnya dapat terselesaikan, mengingat bulan Ramadhan yang tinggal menghitung minggu.

“Lebih cepat akan lebih baik, harapan kita seperti itu, Cuma kita menunggu korrdinasi dengan pemenang tander. Dan jamaah yang sekarang diberangkatkan diutamakan bagi yang belum pernah masuk dalam daftar pemberangkatan yang dibiayai oleh APBD tahun sebelumnya,” tandasnya. (*) 
 
Top