Heru Sambodo - (ist)
BANDARLAMPUNG –  Putra Politisi Golkar Lampung Alzier Dianis Thabrani, Heru Sambodo resmi mengundurkan diri dari kursi legislatif DPRD Bandarlampung dari fraksi Golkar pada Selasa, (2/5).
Hal ini tertuang dalam surat pengunduran diri yang di serahkan langsung kepada ketua Fraksi Golkar DPRD Bandarlampung Yuhadi yang di saksikan langsung oleh ketua DPRD Bandar Lampung Wiyadi.
Anak kandung M.Alzier Dianis Thabranie ini menjelaskan pengunduran diri di lakukan dirinya mengingat usaha yang di gelutinya menyita waktu cukup besar sehingga dirinya harus mengorbankan salah satu antara anggota DPRD atau usaha tersebut.
” Saya tidak ingin mengecewakan konstituen saya, saya terlalu sibuk dengan usaha saya jadi saya putuskan mengundurkan diri, tidak ada unsur politik atau apa. Semua karena saya tidak ingin mengecewakan mereka, karena saya wakil mereka dalam menyerap aspirasi,” katanya, Selasa, (2/5).
Heru berharap agar pengganti dirinya di legislatif nanti dapat mengemban amanah walaupun tersisa dua tahun ini dan dapat di pergunakan semaksimal mungkin, serta semoga aspirasi dapil 6 Bandarlampung dapat diakomodir .
”Suara di bawah saya Pak Suratmin berdasarkan rekapitulasi KPU maka beliau yang akan menggantikan PAW saya. Saya berpesan kepada beliau agar dapat mengakomodir aspirasi dapil 6, jaga baik konstituen karena sebentar lagi sudah akan pileg, pergunakan waktu yang tersisa untuk kepentingan mereka,” pesannya.
Sementara itu, Yuhadi, ketua Fraksi Golkar DPRD Bandarlampung, membenarkan pengunduran diri Heru Sambodo dikarenakan kesibukan pekerjaan usaha yang di gelutinya.
” Ya surat nya sudah kita terima langsung. alasan beliau karena usaha yang digeluti nya, langkah selanjutnya kita akan lapor DPD I dahulu lalu meneruskan mekanisme ke KPU, kita punya ad/art yang harus kita terapkan, ” tutup Yuhadi yang juga Ketua DPD PG Balam ini.
Terpisah Ketua DPRD Bandarlampung Wiyadi membenarkan pengunduran diri politisi muda partai beringin Bandarlampung tersebut, dirinya mengatakan akan menyerahkan sepenuhnya kepada partai melalui fraksi Golkar di DPRD ini.
” Kami tadi terima langsung suratnya, untuk mekanisme PAW kita serahkan pada fraksi, ya sesuai UU bahwa anggota DPRD di PAW karena berhalangan tetap, mengundurkan diri, dan ada masalah hukum,” pungkasnya.  (#)


 
Top